Inilah 5 Ciri Mengalami Menopause

Peristiwa ini merupakan masa dimana menstruasi sudah tidak berjalan lagi alias berakhir. Tandanya-tandanya dapat diindentifikasi dengan mudah terutama bagi perempuan yang memiliki usia lebih dari 40 tahun. Lantas apa saja ciri mengalami menopause?

5 Ciri Mengalami Menopause

Menopause sendiri bukan menjadi kondisi yang dapat dicegah atau dihindari. Hal ini terjadi secara biologis pada semua perempuan. Setidaknya Anda bisa mengurangi gejalanya jika mememang tidak diinginkan khususnya ketika sudah memasuki masa perimenopause. Berikut beberapa cirinya:

  1. Terjadinya Perubahan Fisik

Seiring bertambahnya usia, semua orang akan mengalami perubahan pada fisiknya. Terutama bagi perempuan yang sudah memasuki masa menopause. Hal ini bisa ditunjukkan melalui kulit terasa kering dan kendur. Kondisi seperti ini terjadi lantaran tubuh tidak memproduksi kolagen seperti di masa muda.

Perubahan yang terjadi juga sangat terlihat pada rambut telah menipis. Tidak hanya berubah menjadi warna putih, penipisan ini pun menyebabkan gangguan baru termasuk kerontokan. Gejala fisik lainnya yakni berat badan bisa saja bertambah khususnya di sekitar pinggang sehingga BB akan naik.

  1. Siklus Haid Tidak Teratur

Siklus haid yang sudah tidak teratur menjadi indikasi paling umum akan dialami oleh perempuan ketika mereka memasuki masa perimenopause. Hal ini disebabkan lantaran perubahan hormone sehingga membuat frekuensi menstruasi selama satu bulan kini terjadi lebih jarang atau sering.

Tidak hanya waktunya saja yang berubah, jumlah kadar darah keluar juga mengalami perubahan. BIasanya memang seringkali bertambah sedikit namun banyak juga diantaranya justru semakin banyak. Bagi perempuan di masa ini masih bisa memiliki kemungkinan untuk hamil meski sangat kecil.

  1. Sulit Tidur

Beberapa perempuan yang sudah memasuki masa menopause dapat dilihat dari sulitnya untuk tidur atau sering disebut dengan insomnia. Istilah ini memang dijadikan sebagai gejala utama akan sebuah penyakit ataupun tubuh sedang mengalami gangguna. Hal ini nyatanya bisa dipengaruhi oleh hormone.

Sulit tidur juga bisa disebabkan oleh menurunnya hormone berupa progesterone dan estrogen. Keduanya sangat mempengaruhi bagaimana kualitas tidur seorang perempuan. Gangguan ini pun dapat disebabkan lantaran perasaan kurang nyaman misalnya sering berkeringat atau kedinginan.

  1. Sering Berkeringat atau Hot Flashes

Rasa panas yang menyebabkan tubuh akhirnya berkeringat secara tiba-tiba tanpa adanya alasan pasti nyatanya menjadi alasan paling jelas ketika seorang perempuan sudah memasuki masa menopause. Keadaan seperti ini biasa disebut dengan istilah hot flashes seperti di wajah, leher, dada dan lainnya.

Perasaan panas seperti ini bahkan bisa saja akan merubah warna kulit menjadi merah dan juga berkeringat. Gangguan ini dalam beberapa kasus juga disertai dengan detak jantung berdebar-debar pada waktu tertentu.

  1. Mengalami Nyeri Otot dan Sendi

Ciri menopause berikutnya yaitu nyeri otot dan sendi dimana gangguan ini memang sudah sering dirasakan oleh orang-orang berumur tanpa terkecuali. Gejala ini tentu akan membuat pergerakan tubuh Anda menjadi sedikit terganggu khususnya jika memiliki aktivitas berat selama seharian.

Beberapa diantaranya sangat rentan untuk mengalami migrain secara berkala di waktu-waktu tertentu sehingga terasa sangat mengganggu. Tidak sedikit juga mereka merasakan nyeri di bagian payudara dan membuatnya terasa kurang nyaman.

Itulah tadi kelima ciri mengalami menopauseyang bisa Anda jadikan sebagai patokan. Kondisi ini memang akan terjadi pada setiap perempuan sehingga tidak dapat dihindari. Setidaknya gejalanya sudah dikurangi sehingga tetap terasa nyaman selama aktivitas sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *