Pacarnya Akan Taruh Ini di Makam Editor Metro TV yang Tewas di Pinggir Tol Ulang Tahun Bulan Depan

Pacar editor Metro TV Yodi Prabowo, Suci Fitri Rohma berjanji akan kembali lagi ke pemakaman. Suci Fitri Rohma berjanji akan kembali saat ulang tahun Yodi Prabowo. Ya, editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal dunia jelang ulang tahunnya Agustus mendatang.

Setelah 7 tahun bersama, Suci Fitri Rohma mesti tabah ditinggal Yodi Prabowo. Malahan, keduanya juga sudah merencanakan pernikahan tahun 2022 nanti. Saat pemakaman editor Metro TV Yodi Prabowo, Suci Fitri Rohma merekam dalam video.

Ia memposting video saat pemakaman Yodi Prabowo di akun Instagramnya. Tampak di video, Suci beberapa kali melambaikan tangan ke arah nisan Yodi Prabowo. Setelah berdoa, Suci Fitri Prabowo berbincang dengan seorang anak kecil di sisi makam Yodi Prabowo.

"mau bilang apa ke mas Yodi ? kata Suci. "makasih," jawab anak kecil tersebut. "kemaren udah dibeliin Richeese ?" kata Suci.

"sama waktu itu aku dibeliin bubur, kita makan bareng bareng," jawab anak tersebut. Anak tersebut juga mengaku pernah dibelikan kado oleh Yodi Prabowo. "dibeliin kado mainan," katanya.

"nanti gak dikadoin lagi dong mas Yodi," kata Suci. "aku yang ngadoin mas Yodi," katanya. "besok mas yodi ulang tahun bulan besok, ntar kita ke sini," kata Suci.

"ntar kadonya ditaro di atas kuburan yah," timpal anak tersebut. "iya, siap bos, taro di atas kuburan sini kadonya sama didoain yah, dadah mas Yodi," kata Suci Fitri Rohma. Kepergian editor Metro TV itu menyisakan duka mendalam.

Suci mengaku belum sepenuhnya dapat mempercayai kepergian sang kekasihnya itu dikala akan merencanakan penikahannya. "Tahun 2022 rencana mau menikah, masih pembicaraan dan menetapkan tanggalnya," kata Suci Fitri Rohmah dilansir dari WartaKota. Selain itu, Suci Fitri Rohmah menuturkan jalinan kasihnya dengan Yodi Prabowo telah memasuki tahun ke tujuh.

Suci mengaku mereka saling kenal semenjak masih sekolah dahulu, hingga kemudian masing masing bekerja. "Udah tujuh tahun pacaran," aku Suci Fitri Rohmah. Kendati dikenal sebagai orang yang pendiam di mata teman temannya, Suci mengaku almarhum merupakan sosok yang perhatian kepadanya.

Saking perhatian yang diberikan, almarhum tak segan segan cerewet kepadanya saat sedang jatuh sakit. "Anaknya baik, kalau sama orang lain dia pendiam tapi sama pacarnya dia cenderung bawel, lebih perhatian. Kalau ada keluhan sakit dia kaya mama saja, bawel banget," ucap Suci Fitri Rohmah. Hal tersebut karena selama 3 hari Yodi Prabowo hilang kontak.

Saat datang ke kantor, ayah Yodi Prabowo pun bertanya kepada rekan rekan korban soal keberadaan dan kabar sang anak. "Saya tadi datang ke kantor Metro TV, pengen cari tahu ke teman temannya, apa dan gimana ini kabar anak saya," ujar Wandi. Menurut Wandi, sang anak Yodi Prabowo ini terakhir kali pamitan kepadanya pada Selasa (7/7/2020) saat hendak berangkat kerja.

Pasalnya, diketahui Yodi Prabowo ini masih tinggal bersama keluarganya, tidak ngekos sendiri. Sehingga, 3 hari sebelum ditemukan tewas, Yodi Prabowo sempat pamitan berangkat kerja. "Itu udah hilang berapa hari?" tanya wartawan.

"Hilangnya dari Selasa sore mas. Terakhir pamit mau berangkat kerja. Abis itu gak ada kabar sampai sekarang," jawab ayah Yodi Prabowo. "Sempat ada komunikasi dengan almarhum yang janggal gitu pak?" tanya wartawan lagi. "Diteror mungkin atau apa?" tanyanya lagi.

"Gak ada," jawab Wandi. Setelah itu, sang ayah membongkar bahwa setelah satu hari tak pulang, ia sempat menghubungi ponsel Yodi Prabowo. Akan tetapi, nomor teleponnya tidak aktif.

Bahkan pesan singkat ke WhatsApp nya Yodi Prabowo pun tak terkirim. "Dia berangkat kerja Selasa Sore, jadi udah gak ada komunikasi, di WA pun cuma ceklis satu," papar Wandi. "Almarhum ada musuh gak sih?" tanya wartawan lagi.

"Setahu saya sih gak ada," jawab ayah Yodi Prabowo. Sementara itu Kasat Reskrim Polsek Pesanggrahan Fajhrul Choir mengatakan, mayat Yodi Prabowo ditemukan Jumat (10/7/2020) pada pukul 11.45 WIB. Mayat Yodi Prabowo ditemukan tiga anak kecil yang bermain layangan di pinggir Tol JORR dalam posisi tertelungkup.

Namun di tubuh sang editor Metro TV ini ditemukan sejumlah luka bekas tusukan seperti sengaja dibunuh. Pasalnya, di dekat mayat Yodi Prabowo, ditemukan juga sebilah pisau. Maka dari itu, pihak dari Metro TV, Don Bosco meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tewasnya Yodi Prabowo.

“Kami minta polisi untuk melakukan pengusutan tuntas. Kalau ada kekerasan, kita harus kejar pelaku,” kata Don Bosco dilansir dari Kompas.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *