Menurutnya yang Kini Terjadi di Dunia Belum Setengah Jalan Bill Gates Kembali Prediksi Virus Corona

Bill Gates kembali ungkapkan pendapatnya mengenai virus Corona. Menurutnya, yang terjadi di dunia belum akan berakhir. Seperti apa?

Bill Gates baru baru ini kembali buka suara mengenai virus Corona, katakan yang terjadi di dunia belum setengah jalan. Sebelumnya, Bill Gates memprediksi jika virus Corona baru akan berakhir pada tahun 2021. Bill Gates sendiri memang aktif dalam memberikan informasi terkait virus Corona.

Bill Gates berkali kali mengatakan jika memerangi virus Corona harus dilakukan secara global. Virus yang menyebar dengan cepat, diperlukan vaksin yang harus diproduksi sangat cepat pula. Vaksin pemusnah virus corona harus diproduksi hingga miliaran dosis.

Dikutip CNBC, Minggu (26/4/2020), Gates mengatakan dunia justru belum setengah jalan menghadapi virus corona (Covid 19). Dia bilang, penanganan virus corona akan membutuhkan waktu lebih lama. "Saya berharap bisa mengatakan bahwa kita sudah setengah jalan.

Tapi saya rasa tidak," kata Gates dikutip CNBC, Minggu (26/4/2020). Gates mengatakan hal itu bukan tanpa alasan. Pendiri Microsoft ini mengatakan, Amerika Serikat masih jauh dari produksi vaksin besar besaran selama beberapa bulan ke depan hingga bertahun tahun.

Meski begitu, taipan ini berharap vaksin akan tiba lebih cepat daripada nanti. "Biasanya vaksin membutuhkan waktu lebih dari 5 tahun karena Anda memiliki banyak langkah," ujar Gates. Memang, pengembangan vaksin memerlukan beberapa langkah sebelum siap digunakan untuk manusia.

Pengembangan vaksin dimulai dengan pengujian hewan, hingga akhirnya beralih ke manusia pada skala yang lebih besar. Namun Gates mengaku, ia telah melihat bukti yang menunjukkan vaksin virus corona dapat tersedia dalam batas waktu 18 hingga 24 bulan. "Para ilmuwan terbaik sedang bekerja keras dalam hal ini.

Faktanya, dalam beberapa minggu terakhir saya telah melihat tanda tanda, kita mungkin mendapatkan sisi optimis dari proyeksi waktu (18 24 bulan) untuk vaksin," ungkap Gates. Perkiraan pengadaan vaksin pun dia tulis dalam sebuah blog pribadinya, GatesNotes. Dalam postingan pribadinya Gates menulis, pembuatan vaksin bisa berkisar antara 9 bulan hingga 2 tahun saja.

Tapi dia lebih percaya pengadaan vaksin dalam kurun waktu 18 bulan lebih mungkin. Artinya, vaksin bisa tersedia secara luas sekitar pertengahan tahun 2021. "Tapi yang jelas, ini akan sementara waktu sebelum semuanya kembali normal," tukas Gates.

Sejauh ini, Yayasan Bill & Melinda Gates Foundation telah menyiapkan dana 250 juta dollar AS atau Rp 3,85 triliun (kurs Rp 15.400). Dana itu untuk membantu dunia dalam pengembangan vaksin Covid 19 yang efektif. Pasalnya vaksin, merupakan satu satunya cara bagi dunia untuk pulih.

Gates, yang juga menjadi sasaran utama teori konsprirasi virus corona juga mengkritisi respon AS terhadap pandemi. Pada Maret lalu, Gates berujar AS tidak bertindak cukup cepat untuk menangani akhir dari pandemi. Menurut Gates, dunia khususnya AS perlu meningkatkan langkah langkah pengujian jika virus corona ingin cepat usai.

Langkah tersebut termasuk mengembangkan tes virus corona yang dapat terlihat hasil positif/negatifnya kurang dari sehari. Tes tersebut perlu diberikan kepada semua tenaga medis dan setiap warga di rumah masing masing. "Tes menjadi sangat penting karena banyak negara di dunia telah mempertimbangkan untuk membuka lockdown ke semi normal dalam 2 bulan ke depan.

Aktifitas sehari hari dilakukan tapi masih menerapkan physical distancing," pungkas Gates.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *