Kota Wuhan Ditutup, Mahasiswa Asal Indonesia Keluhkan Harga Sembako Mahal dan Stok Menipis

Kota Wuhan, China saat ini locked down (ditutup) lantaran wabah virus corona. Virus corona sampai saat ini telah menewaskan 56 orang di China. Dilansir dari Multimedia SCMP, menunjukan kasus virus corona melonjak hingga menyentuh angka 2077 kasus di berbagai negara.

Selain daratan China, negara negara yang terjangkit wabah virus corona di antaranya Eropa, Amerika Utara, Amerika Selatan, hingga Australia. Akibat wabah virus corona ini, semua akses publik di Kota Wuhan ditutup dan transportasi dihentikan. Sampai saat ini, pemerintah China belum bisa memastikan sampai kapan Kota Wuhan ditutup.

Berdasarkan pemaparan satu di antara mahasiswa Warga Negara Indonesia di Kota Wuhan, Rio Alfi aktivitas di Kota Wuhan belum bisa berjalan seperti sediakala. Ia menerangkan kini harga sembako di Kota Wuhan mulai mengalami kenaikan. Stok sembako di Kota Wuhan berdasar pemaparan Rio Alfi juga mulai terbatas.

"Jadi, bagi kami mahasiswa yang mengandalkan beasiswa, kemungkinan tidak mencukupi," terang Rio Alfi yang dikutip dari tayangan Minggu (26/1/2020) Berdasar informasi yang diterima Rio Alfi dari Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok di Wuhan, mereka telah melakukan koordinasi dengan pihak KBRI. Sejauh ini, kata Rio belum ada informasi yang bisa memberikan kepastian apakah para mahasiswa yang terisolasi di Kota Wuhan dapat dievakuasi.

Ia menuturkan, hal tersebut sampai saat ini belum bisa diputuskan. "Kami semuanya berharap dapat solusi terbaik bagaimana kami disini bisa dievakuasi ke kota lebih aman lagi," katanya. "Untuk sementara memang yang terbaik berdiam diri di kamar, tidak kemana mana jadi memang seperti itu," tuturnya.

Sebuah rumah sakit Toronto mengatakan bahwa mereka memiliki kasus virus Corono yang pertama di Kanada pada Sabtu (25/1/2020). Pusat Ilmu Kesehatan Sunnybrook mengatakan, pihaknya saat ini mseorang pasien yang memiliki kasus yang dikonfirmasi tentang virus corona baru yang berasal dari Wuhan, Cina. Para pejabat mengatakan pria itu berusia 50 an dan baru baru ini terbang dari Wuhan ke Guangzhou di Cina selatan sebelum menuju Toronto pada 23 Januari.

"Dia benar benar tidak berada di Toronto terlalu lama. Dia merasa tidak enak badan. Saya pikir dia ada di rumah dan orang orang yang tinggal bersamanya dalam isolasi diri," kata Kepala Petugas Medis Associated Ontario, Dr. Barbara Yaffe. Ada tiga kasus virus Corona di Perancis. Pertama, seorang pria berusia 48 tahun yang kini dirawat di rumah sakit di Bordeaux.

Dia baru saja bepergian ke Wuhan dan kembali ke Prancis melalui Belanda. Sedangkan, dua lainnya dirawat di rumah sakit di Paris Ketiganya baru baru ini melakukan perjalanan ke China dan sekarang telah ditempatkan dalam isolasi.

Otoritas kesehatan Jepang mengkonfirmasi kasus ketiga virus Corona pada hari Sabtu. Kementerian kesehatan Jepang mengatakan seorang wanita berusia 30 an yang tinggal di Wuhan telah tertular virus tersebut. Sedangkan, kasus pertama virus Corona di Jepang pertama kali dilaporkan oleh kementerian kesehatan pekan lalu.

Seorang pria mengunjungi dirawat di rumah sakit setelah empat hari pulang dari Wuhan. Media setempat mengatakan pasien kedua adalah seorang pria berusia 40 an yang berasal dari Wuhan dan dalam perjalanan ke Jepang. Australia pada hari Sabtu mengkonfirmasi kasus pertama virus Corona terjadi pada seorang pria asal Melbourne setelah seminggu sebelumnya melakukan perjalanan ke China.

Kemudian pada hari Sabtu, pihak berwenang kembali mengatakan ada tiga pria di Sydney yang baru saja tiba dari China dinyatakan positif mengidap virus corona. Akibatnya, tiga pria tersebut berada dalam isolasi di rumah sakit setempat. Malaysia mengkonfirmasi tiga kasus pertamanya pada hari Sabtu.

Semuanya adalah warga negara Tiongkok yang baru saja berlibur dari Wuhan. Mereka sempat mampir ke Singapura sebelum kembali ke Malaysia. Menteri Kesehatan Malaysia mengatakan ada wanita (66 tahun) serta dua anak lelaki (dan 11 tahun) kini berada dalam kondisi stabil setelah terjangkit virus corona.

Tiga orang itu kini disimpan di ruang isolasi di sebuah rumah sakit umum Mereka semua adalah kerabat seorang pria yang ditemukan terinfeksi di Singapura. Pemerintah Nepal mengatakan seorang pria berusia 32 tahun yang tiba dari Wuhan telah positif mengidap virus Corona.

Pasien yang awalnya dikarantina, kini pulih dan telah dipulangkan. Pemerintah mengatakan bahwa pengawasan telah ditingkatkan di bandara dan pasien yang mencurigakan memasuki Nepal sedang dipantau. Singapura telah mengumumkan setidaknya tiga kasus virus Corona.

Pertama, seorang pria berusia 66 tahun. Kedua, putra pria tersebut yang berusia 37 tahun, yang tiba di Singapura pada hari Senin dari Wuhan. Lalu seorang wanita Wuhan berusia 52 tahun, yang tiba di Singapura pada hari Selasa.

Korea Selatan mengkonfirmasi kasus virus Corona pada hari Jumat. Kementerian kesehatan mengatakan seorang pria Korea Selatan berusia 50 an mulai mengalami gejala saat bekerja di Wuhan pada 10 Januari. Negara itu melaporkan kasus pertamanya pada 20 Januari.

Sebelumnya, seorang wanita 35 tahun yang terjangkit virus Corona setelah terbang dari Wuhan. Kedua korban itu kini dalam perawatan dan kondisinya stabil. Taiwan sejauh ini telah menemukan tiga kasus.

Sejak itu disarankan untuk tidak melakukan perjalanan ke Wuhan dan provinsi Hubei. Pada hari Jumat, pemerintah mengatakan setiap kedatangan orang dari Wuhan akan ditolak oleh imigrasi. Semua kedatangan dari seluruh Tiongkok, termasuk Hong Kong dan Makau harus mengisi formulir pernyataan kesehatan pada saat kedatangan.

Taiwan juga telah melarang ekspor masker wajah selama sebulan untuk memastikan pasokan domestik. Thailand telah mendeteksi lima kasus virus Corona sejauh ini. Empat warga negara Cina dari Wuhan dan seorang wanita Thailand berusia 73 tahun yang kembali dari kota Cina bulan ini.

Kementerian Kesehatan Thailang mengatakan, dua dari pasien China kini masih dirawat. Lalu, dua lainnya telah pulih dan melakukan perjalanan kembali ke China. Pada hari Selasa, para pejabat kesehatan AS mengumumkan kasus pertama negara virus Corona dialami oleh seorang pria berusia 30 an yang tinggal di dekat Seattle.

Pada hari Jumat, kasus kedua dialamu seorang wanita berusia 60 an yang tinggal di Chicago. Keduanya dirawat dan sedang dalam pemulihan. Pemerintah Vietnam pada hari Kamis mengkonfirmasi dua kasus virus Coronoa.

Seorang pria yang terinfeksi virus Corona setelah melakukan perjalanan dari Wuhan ke Kota Ho Chi Minh awal bulan ini. Lalu, penyakit yang diderita pria tersebut menularkan ke sang anak. Keduanya telah dirawat di rumah sakit dan kini kondisinya stabil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *