Kemenag Kembangkan Sistem EMIS-NG buat Benahi Data Madrasah

Kementerian Agama akan mengembangkan sistem tata kelola data madrasah yang dikelola dalam Education Management and Information System atau yang dikenal dengan (EMIS). "Kebijakan yang baik harus berbasis data yang baik dan ini sangat dibutuhkan madrasah. Karenanya, kita mulai 2021 akan mengembangkan EMIS Next Generation (EMIS NG)," ujar Ketua Project Management Unit (PMU) REP MEQR Abdullah Faqih melalui keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2020). Faqih mengatakan pengembangan EMIS NG ini akan menghasilkan data yang valid, komprehensif, dan terbaru.

Hal itu akan memudahkan dalam perencanaan program, termasuk pengambilan kebijakan. Pemilihan teknologi dalam pengembangan EMIS NG juga sudah menerapkan teknologi kekinian, yaitu micro service berbasis cloud computing service. "Kebutuhan anggaran BOS misalnya, ke depan, semua akan berbasis data EMIS dan eRKAM (Rencana Kerja dan Anggara Madrasah berbasis Elektronik) yang sudah diupdate secara real time," ungkap Faqih.

Pengembangan EMIS NG berprinsip pada smart system, smart infrastructure, digital centre untuk smart madrasah. Menurut Faqih, sistem pendataan yang baik menjadi bagian penting dari proses reformasi dan peningkatan mutu pendidikan madrasah. Pengembangan EMIS NG ini juga merupakan bagian dari upaya strategis Kemenag dalam rangka transformasi digital. Jika data yang baik disinergikan dengan sistem tata kelola madrasah yang baik, asesmen kompetensi siswa yang efektif, serta pelatihan guru yang terstruktur, maka capaian hasil belajar siswa madrasah akan meningkat.

"Program ini akan dimulai tahun 2021. Kita yakin akan ada warna baru dalam wajah kualitas pendidikan madrasah," tutur Faqih. Dalam pengembangan EMIS NG, ada lima area yang dikembangkan oleh Kemenag. Pengembangan pertama pada sistem untuk menyediakan data yang akuntabel, akurat, lengkap, dan komprehensif. Kedua, memberi kemudahan akses data oleh lembaga di bawah Kemenag. Pengembangan ketiga, bagaimana EMIS bisa terhubung otomatis dengan aplikasi lain di lingkungan Kemenag.

"EMIS NG juga akan dikembangkan agar memberi kemudahan input data oleh seluruh warga madrasah di Indonesia," jelas Faqih. Sementara pengembangan kelima, EMIS NG dikembangkan agar menjadi basis data tunggal yang dapat menjamin efisiensi, efektivitas, serta sinergitas pengelolaan data.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *