Jatuh & Masuk menuju Dalam Got PNS Pemprov Bali Meninggal Mendadak setelah Olahraga

Seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov Bali yang tengah melakukan aktivitas olahraga di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali, tiba tiba terjatuh dan meninggal dunia, Jumat (3/7/2020). PNS nahas tersebut diketahui bernama I Wayan Sudartika (54). Berikut kronologinya PNS Pemprov Bali meninggal di Lapangan Niti Mandala Renon.

Kepala Kalaksa BPBD Kota Denpasar menerangkan bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah dievakuasi menggunakan mobil ambulans PMI Kota Denpasar menuju kamar jenazah Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Kota Denpasar. "Jenazah dievakuasi ke KMJ Sanglah," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, usai berolahraga di Lapangan Niti Mandala Renon, Seorang PNS di Pemprov Bali, I Wayan Sudartika (54) tiba tiba tersungkur dan jatuh di selokan tepat di depan Kantor Gubernur Bali, Jumat (3/7/2020) pagi. Saat ini, I Wayan Sudartika sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah, Denpasar oleh ambulans. Menurut informasi dari keluarga Sudartika yang saat ini masih di TKP, Sudartika memang mengalami stroke sejak empat tahun silam.

"Saat ini sedang dalam perawatan karena beliau mengalami stroke ringan sejak empat tahun lalu," kata ipar Sudartika, Putu Arnaya (48) Menurut Putu Arnaya, iparnya mempunyai dua anak, satu baru lulus SMK, dan satunya lagi baru kelas 2 SMP. "Kalau istrinya PNS juga di Pemprov Bali di dinas pariwisata," kata Arnaya.

Seorang pria ditemukan jatuh dan masuk got di depan Lapangan Perjuangan Rakyat Bali Bajra Sandi, Denpasar, Jum'at (3/7/2020) pagi. Kepala Biro Umum dan Protokol Sekretariat Daerah (Setda)Provinsi (Pemprov) Bali, Anak Agung Ngurah Oka Sutha Diana membenarkan bahwa pria yang jatuh tersebut adalah stafnya di Biro Umum. "Nggih stap tiang di Biro Umum Protokol," kata Sutha Diana saat dikonfirmasi.

Sutha Diana menuturkan, pria tersebut sudah merupakan kelahiran 1966 dan berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemprov Bali. Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Made Rentin mengatakan, saat kejadian pihaknya diminta bantuan untuk membantu ambulans beserta personil serta kantung mayat. "Yang bantu ambulans dari PMI Denpasar, kemudian personel dari BPBD Provinsi Bali sama kantong mayatnya dari Satgas," kata Rentin.

Rentin mengatakan, yang bersangkutan baru saja proses pemulihan dari penyakit stroke. Dikarenakan seminggu sudah masuk kantor, pada haru Jumat yang bersangkutan iseng buat menghirup udara segar untuk berolahraga di lapangan. "Rupanya pas olahraga drop, kondisinya kurang bagus sampai sampai terjatuh.

Orang yang stroke tiba tiba kambuh lagi karena proses pemulihan ya begitu tiba tiba dia," jelasnya. Rentin menegaskan, bahwa yang bersangkutan memiliki riwayat stroke dan tidak ada kaitannya dengan indikasi Covid 19. "Tadi belum sempat diambil tindakan sudah meninggal," pungkas Rentin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *