Hingga Daftar Orang yang Berhak Mendapatkan Daging Kurban Idul Adha 2020 Doa Menyembelih Tata Cara

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama atau Kemenag RI telah menentukan jatuhnya hari lebaranIdul Adha 2020. Tanggalnya sama dengan keputusan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah. Seperti diketahui,PPMuhammadiyahlebih awal sudah mengumumkan bahwa Hari RayaIdulAdha2020jatuh padaJumat (31/7/2020).

Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasilhisab hakiki wujudul hilalyang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Hasilnya,Hari RayaIdulAdha2020jatuh padaJumat (31/7/2020). Pemerintah Indonesia sendiri melaluiKemenagRIbaru saja menetapkan Hari RayaIdulAdhaatau Hari Raya Qurban10Zulhijah1441 Hijriah.

Sama dengan keputusanPPMuhammadiyah, Kemenag Ri menetapkan hari rayaIdulAdha2020jatuh pada Jumat (31/7/2020) nanti. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri AgamaFachrulRazisetelah memimpin sidang isbat penetapan awal bulan Zulhijah 1441 Hijriah/20120 Masehi diKementerianAgama, Jakarta, Selasa (21/7/2020). "DinyatakanIdulAdhatanggal10Zulhijah1441 Hijriah jatuh pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020," kata FachrulRazimelalui siaran langsungKemenagRI, Selasa malam.

A. Hewan direbahkan pada posisi bagian kiri disunahkan menghadap kiblat B. Keempat kaki diikat C. Wajib membaca doa sebelum penyembelihan

Doa: “Bismillahi Allahu Akbar” Berikut tata cara dan doa penyembelihan hewan kurban beserta ketentuan kepada siapadaging kurbanberhak dibagikan. Sebelum menyembelih hewan kurban sebaiknya didahului dengan berdoa sehingga ibadah kurban yang dilaksanakan diterima oleh Allah SWT.

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah.” Selain itu ada pula doa yang dianjurkan sebelum menyembelih hewan kurban.

Dilakukan sebelum menghadapkan hewan kurban ke arah kiblat. Berikut urutan doanya: 1. Baca “Bismillâh”

Artinya, “Dengan nama Allah” Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm” Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad. Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi Mu.”

4. Baca doa menyembelih Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

D. Tempat penyembelihan pada bagian leher di belakang jakun E. Memotong tiga saluran (saluran pernafasan, makanan, pembuluh darah) dengan satu kali sayatan tanpa mengangkat pisau F. Memeriksa kelayakan proses penyembelihan dengan memastikan tiga saluran terputus

A. Tidak adanya respon/reflek kornea mata (mata tidak berkedip) B. Tidak adanya gerakan pada perut C. Berhentinya aliran darah dari pembuluh darah yang terpotong

A. Pemisahan kepala dan kaki B. Pengulitan digantung di tempat yang bersih C. Pemisahan jeroan merah (hati, jantung, ginjal, limpa) dan hijau (lambung dan usus)

D. Jeroan hijau segera dicuci di tempat yang terpisah E. Pemotongan daging dilakukan di tempat yang bersih dan terlindung dari sinar matahari F. Kantong plastik untuk daging dan jeroan dipisahkan, gunakanlah kantong plastik tidak berwarna (untuk makanan)

G. Daging yang sudah dikemas segera didistribusikan H. Lubang bekas saluran darah harus di tutup kembali dengan rapi ـ (ولا يأكل المضحي شيئا من الأضحية المنذورة) بل يتصدق وجوبا بجميع أجزائها (ويأكل) أي يستحب للمضحي أن يأكل (من الأضحية المتطوع بها) ثلثا فأقل

Artinya, “(Orang yang berkurban tidak boleh memakan sedikit pun dari ibadah kurban yang dinazarkan [wajib]) tetapi ia wajib menyedekahkan seluruh bagian hewan kurbannya. (Ia memakan) maksudnya orang yang berkurban dianjurkan memakan (daging kurban sunnah) sepertiga bahkan lebih sedikit dari itu,” ـ (ولا يبيع) المضحي (من الأضحية) شيئا من لحمها أو شعرها أو جلدها أي يحرم عليه ذلك ولا يصح سواء كانت منذورة أو متطوعا بها Artinya, “Orang yang berkurban (tidak boleh menjualdaging kurban) sebagian dari daging, bulu, atau kulitnya. Maksudnya, ia haram menjualnya dan tidak sah baik itu ibadah kurban yang dinazarkan (wajib) atau ibadah kurban sunnah,”

ويطعم) وجوبا من أضحية التطوع (الفقراء والمساكين) على سبيل التصدق بلحمها نيئا فلا يكفي جعله طعاما مطبوخا ودعاء الفقراء إليه ليأكلوه والأفضل التصدق بجميعها إلا لقمة أو لقمتين أو لقما Artinya, “Orang yang berkurban wajib (memberi makan) dari sebagian hewan kurban sunnah (kepada orang fakir dan miskin) dengan jalan penyedekahan dagingnya yang masih segar. Menjadikan dagingnya sebagai makanan yang dimasak dan mengundang orang orang fakir agar mereka menyantapnya tidak memadai sebagai ibadah kurban. Yang utama adalah menyedekahkan semuadaging kurbankecuali sesuap, dua suap, atau beberapa suap,” Sebagian ulama berpendapat pembagiandaging kurbandibagikan menjadi 3 bagian: yaitu untuk orang miskin, orang kaya. dan orang yang berkurban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *