Fairuz A Rafiq Banyak Diam, Capek, dan Menangis Karena Kasus Ikan Asin

Bintang sinetron Fairuz A Rafiq (33) jatuh pingsan saat bersaksi di sidang kasus 'Ikan Asin' di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Senin (27/1/2020). Ya, kehadiran Fairuz A Rafiq untuk memberikan kesaksiannya didepan majeliz hakim, atas perbuatan tiga terdakwa 'Ikan Asin', yakni Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua. Dua hari setelah pingsan di Pengadilan, kondisi Fairuz rupanya masih sangat terpukul dan sedih.

Ia kerap menangis selama dua hari usai menghadiri sidang. Hal itu disampaikan oleh suami Fairuz, Sonny Septian yang ditemuindi gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). "Setelah emosi yang banyak meluap luap, Fairuz di rumah cuman bisa diam aja. Karena batinnya capek. Dia diam dan nangis," kata Sonny Septian.

"Bahkan dia (Fairuz) sampai tidak mau makan," tambahnya. Sonny menambahkan bahwa ia mengerti situasi dan kondisi yang diterima oleh istrinya tersebut. Ia menganggap rasa sedih yang mendalam pasti dirasakan oleh semua wanita yang harga dirinya direndahkan oleh mantan suaminya sendiri.

"Fairuz hanya seorang korban dan harga dirinya dijatuhkan. Sekuat apapun kita ada kalanya di titik terendah dan jatuh," ucapnya. "Ya selama di rumah banyak diam dan menangis. Tapi Fairuz harus semangat untuk jalani hidup kedepan," sambungnya. Sonny hanya bisa mengerti akan keadaan sang istri. Ia berusaha membangkitkan semangat anak dari mendiang pendangdut A Rafiq itu dalam keadaan yang cukup terpukul dan sangat sedih.

"Tapi yang harus diingat, kita harus bangkit memperjuangkan hak dan keadilan kita yang punya keluarga," tegasnya. Adik dari aktris Elma Theana itu menganggap bahwa dalam keadaan istrinya saat ini, ia harus menjadi suami yang bisa mengembalikan kebahagiaan istrinya. "Intinya Fairuz harus tetap semangat. Ia harus melayani suami, anak, dan menjalankan pekerjaannya, saya pun harus mendukungnya," ujarnya.

Psikis Fairuz sedikit membaik setelah ditemani terus olehnya dan anak anak. "Karena kondisinya begitu saya tidak bisa terlalu lama meninggalkan dia (Fairuz)," ucapnya. Sebagai suami, sudah menjadi kewajiban Sonny untuk mengembalikan kebahagiaan Fairuz supaya bisa bangkit dari keterpurukan atas kasus yang merendahkan harga dirinya.

"Ini akan dilakukan semua lelaki atau suami. Saya akan menjaga, menjadi protektif, tidak meninggalkan dia, berrusaha memahami kemauannya dia. Namanya suami tetap berusaha untuk membangunkan istri," jelasnya. Bagi Sonny, perempuan adalah sosok yang sangat mulia dalam kehidupannya. Sehingga, ia harus bisa menjaga kebahagiaan Fairuz untuk bisa kuat dalam menjalani kehidupannya. Sehingga, Sonny Septian menegaskan selama dua hari ini, ia berusaha mengatur semua pekerjaannya untuk bisa menemani Fairuz A Rafiq sampai kembali bahagia.

"Iya mau buru buru pulang buat ketemu dia (Fairuz). Insya allah Fairuz akan lebih kuat dan dia perempuan hebat," ujar Sonny Septian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *