Bunga kisah Disetubuhi Ayah Sejak Masih SMP 7 Tahun Baru Terbongkar Setelah Tantenya Jadi Korban

Nasib malang dialami seorang gadis asal Kabupaten Siak, Riau. Bunga (bukan nama sebenarnya) terpaksa harus menjadi pemuas nafsu ayah kandungnya sendiri selama bertahun tahun. Ayah kandung korban berinisial LP (49) itupun saat ini telah diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan.

"Tersangka saat ini dilakukan proses penyidikan oleh Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satuan Reserse Kriminal Polres Siak," kata Pejabat sementara (Ps) Paur Subag Humas Polres Siak Bripka Dedek Proya, Sabtu (8/8/2020). LP tega memperkosa putrinya sendiri sejak korban masih duduk dibangku SMP. "Korban saat itu masih berusia 13 tahun," ujarnya.

Perbuatan bejat LP kepada putri kandung dilakukan berulang kali hingga korban berusia dewasa. Korban tak berani melaporkan perbuatan bejat sang ayah yang tega memperkosanya. Sebab, pelaku selalu mengancam korban ketika melancarkan aksinya.

Korban diancam dan dilarang untuk bercerita kepada siapa pun. "Korban tidak pernah menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun, dikarenakan mendapat ancaman dari ayah kandungnya," ujarnya. Bukan hanya Bunga, rupanya tante korban pun sempat menjadi sasaran pemerkosaan LP.

Pejabat sementara (Ps) Paur Subag Humas Polres Siak Bripka Dedek Proya mengatakan, tante korban pun menjadi sasaran pelaku. Selama 7 tahun sejak 2013 hingga 2020 korban memendam nasib pilu yang dialaminya. Korban akhirnya berani cerita kepada keluarganya setelah mengetahui beberapa tantenya juga hampir menjadi pelampiasan nafsu tersangka.

Namun, saat itu tante korban melakukan perlawanan. Aksi bidab ayah kandung di Riau ini pun terbongkar saat korban berkumpul dengan keluarganya. "Tersangka ketahuan selingkuh dengan orang lain dan diketahui juga bahwa tante tante korban juga nyaris diperkosa tersangka. Namun, tante tante korban berhasil melawan," kata Bripka Dedek Proya kepada melalui pesan WhatsApp, Sabtu (8/8/2020).

Polisi yang menerima laporan itu langsung mengamankan pelaku. "Tersangka saat ini dilakukan proses penyidikan oleh Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak) Satuan Reserse Kriminal Polres Siak," ungkapnya. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kejadian nyaris serupa juga dialami JM gadis berusia 15 tahun di Tabanan, Bali.15. JM kerap menjadi langganan ayah kandungnya SP (36) untuk memuaskan nafsu biadabnya selama bertahun tahun. Peristiwa ini terbongkar saat JM sudah tak tahan dengan perilaku sang ayah kepada dirinya.

Selama 8 tahun, JM selalu dipaksa oleh ayah kandungnya untuk melayaninya diatas ranjang. Sejak tahun 2012 hingga Juli 2020, SP kerap kali memaksa anak gadisnya untuk bersetubuh dengan pelaku. Pada tanggal 27 Juli 2020 sekitar pukul 18.00 Wita, JM diajak sang ayah untuk tidur di kamar hotel.

Disana, JM kembali dipaksa untuk melakukan hubungan intim oleh ayah kandungnya sendiri. "Korban tidak berani melawan ataupun melaporkan kejadian tersebut karena takut disakiti oleh pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Tabanan, I Made Pramasetya saat dihubungi, Sabtu (1/8/2020) Namun, pada pada hari itu korban sudah tak sanggup lagi dengan apa yang dialaminya.

Lalu pukul 19.30 Wita, korban berinisiatif untuk melarikan diri dari hotel saat pelaku tertidur. Mengutip , stelah berhasil kabur, korban kemudian menuju ke sebuah rumah indekos di Jalan M.T. Haryono, Tabanan untuk bersembunyi dan menceritakan kepada pemilik rumah kos. Keesokan harinya korban diantar untuk melapor ke polisi.

Korban pun menceritakan kepada polisi apa yang dialaminya selama bertahun tahun tersebut. Saat ini, JM pun sudah diamankan oleh polisi dan ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku ditangkap saat bersembunyi di wilayah Badung pada Kamis (30/7/2020).

Dari hasil visum korban, didapat bukti permulaan bahwa telah terjadi persetubuhan terhadap korban. Pelaku sering kali memperkosa anak kandungnya sendiri saat berada di kosan. Berdasarkan cerita JM, pemerkosaan yang dialaminya sejak sejak tahun 2012, di indekos Jalan Pahlawan, Tabanan, Bali.

Saat itu, JM dipaksa ayahnya untuk berhubungan badan pertama kalinya. Korban pun diancam untuk tidak menceritakan kejadian itu kepada siapun oleh pelaku. Saat kejadian, kedua adik korban dan ibu tirinya sedang tidak ada di rumah karena pergi berjualan.

Setelah kejadian itu korban sering dipaksa oleh pelaku untuk berhubungan intim berkali kali. "Korban takut disaikiti sehingga tak menceritakannya," katanya. SP pria berusia 36 tahun yang memperkosa anak kandungnya sendiri kini terancam dipenjara selama 15 tahun.

Seperti diektahui, JM sudah tak sanggup meladeni tingkah bejad ayah kandungnya tersebut. Gadis remaja berusia 15 tahun itu sering kali dipaksa melayani nafsu birahi ayah kandungnya hingga bertahun tahun. Saat ini, pelaku SP dijerat Pasal 81 ayat (1) Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Pelaku diancam hukuman penjara selama 15 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *