‘Bapak itu Presiden’ Jokowi Bagi-bagi Sembako di Pinggir Jalan Haikal Hassan Beri Kritikan Pedas

Presiden Joko Widodo atau Jokowi beberapa kali nampak melakukan pembagian sembako di pinggir jalan. Jokowi memberikan bantuan sembako kepada masyarakat saat melintas di suatu wilayah. Jokowi membagikan bantuan bersama iring iringan Paspampres.

Sembako pun dibagikan kepada masyarakat yang berada di pinggir jalan. Langkah Jokowi ini pun mendapat apresiasi dari publik. Banyak yang memberikan pujian.

Kendati demikian, tidak sedikit yang justru memberikan kritikan pada Jokowi. Mengingat Jokowi merupakan seorang presiden, sehingga bisa menginstruksikan bawahannya untuk melakukan ini. Selain itu, membagikan sembako di pinggir jalan juga bisa mengakibatkan kerumuman.

Hal itu bisa melanggar physical distancing yang digaungkan Jokowi sendiri. Kritikan untuk Jokowi juga diungkapkan oleh Ustaz Haikal Hassan. Haikal Hassan menyayangkan Jokowi memberikan bantuan di pinggir jalan.

UstazHaikalHassanpunmembuat surat terbuka untuk Jokowi melalui akun Twitter nya, @haikal_hassan pada Selasa (27/4/2020). Yth Bpk Presiden Jokowi Izinkan saya bertanya, siapakah yg membisiki Bapak utk memberi bantuan dipinggir jalan dari mobil?

Saya ingatkan, Bapak itu presiden, bisa suruh mentri, gubernur, walikota, camat, lurah… Sudah 7X bapak lakukan ini, utk apa? ditengah wabah corona pula… Dalam postingannya itu, UstazHaikalHassanyang kerap disapa Babeh Haikal juga menambahkannya di kolom komentar.

"Saran saya, Bapak hentikan BLL ini (Bantuan Langsung Lempar) & perintahkan seluruh perangkat agar tepat guna. Dana yg dikantong Bapak 11ribuT itu bisa digunakan atau dari para taipan hasil menjarah bisa diambildengan MLA yg Bapak tandatangai thn 2018 lalu," tulisnya. Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB telah final.

Sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Penanganan wabah virus corona atau Covid 19 di Provinsi DKI Jakarta, seluruh warga harus berdiam diri di rumah. Keputusan tersebut berlaku terhitung sejak Jumat (10/4/2020) hingga 23 April 2020 mendatang. Namun, berbanding terbalik dengan kebijakan Anies, UstazHaikalHassanjustru terlihat sibuk berkeliling ke rumah tetangganya.

Imbauan Anies untuk berdiam diri di rumah tidak dihiraukan UstazHaikalHassan. Kesibukannya menyapa dan menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga terlihat dalam postingan twitternya @haikal_hassan, pada Senin (13/4/2020). Dalam status pertama, UstazHaikalHassanyang dibantu sejumlah sahabatnya terlihat berkeliling dari rumah ke rumah mengirimkan bantuan.

Pria yang akrab disapaBabeHaikalitu terlihat diam diam menggantungkan sembako ke pagar ataupun pintu rumah warga. Namun tidak jarang, warga justru memergokinya dan mengucapkan terima kasih. "Kalau ini disebut melanggar aturan PSBB saya minta maaf… terpaksa saya lakukan," tulis UstazHaikalHassan.

Dalam postingan berikutnya,BabeHaikalmengungkapkan tujuannya melanggar aturan. Dirinya mengaku sengaja melanggar kebijakan Anies soal PSBB lantaran harus mengantarkan puluhan bantuan sembako untuk para tetanganya. "Tadi udah diantar, sekarang buat tetangga.

Nggak ada sedikitpun ya buat riya, buat sombong, nggak! semata mata nh buat dakwah, supaya orang laen ngikutin, ye," ujarBabeHaikal. "Itu doang tujuannye," tegasnya. "Ini pake 06 (mikrolet) ama sohib ane, mari mari mari," ujarBabeHaikalmemanggil sahabatnya.

"Nah, ini sohib, kite keliling ke tetangga tetangga doang, ayo jim kita berangkat, bismillah," ujarBabeHaikalseraya menaiki angkot. Terkait hal tersebut,BabeHaikalkembali meminta maaf. Dirinya pun mengaskan aksi yang dilakukannya bersama sejumlah sahabatnya merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang etrimabas wabah virus corona.

"Maap para pemimpin, saya melanggar PSBB. Saya sekaligus minta maap gak lagi lagi. Bukan pamer. Bukan Riya'. Sekedar peduli, biar jadi contoh buat sesama," tambahBabeHaikal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *