Anak Kedua Turuni Bakat Lawak sang Ibu Foto Kenangan Manis Omaswati & Buah Hatinya

Suasana duka masih menggelayuti keluarga besar komedian Omaswati. Omaswati atau yang karib disapa Omas meninggal dunia akibat penyakit komplikasi, Kamis (16/7/2020). Adik pelawak Mandra itu meninggal pada usia 53 tahun.

Omas meninggalkan tiga buah hati yaitu Muhammad Rizky Dioambiah, Dinda Olivia, dan Dimas Aji Septian. Diketahui, Omas adalah seorang single parent. Ia telah bercerai dengan suaminya yang bernama Madi Pribadi pada 2002.

Mengenang kepergian sang ibu, anak Omas, Muhammad Rizky Dioambiah atau Dio Hambiah mengunggah potret ibundanya yang tersenyum. Dio Hambiah menyampaikan kabar duka serta juga meminta maaf atas semua kesalahan sang bunda. Keluarga hanya berharap doa agar Omas tenang di sisi Tuhan.

"Mohon maaf jika beliau ada salah baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Kami segenap keluarga kini hanya mengharapkan doa agar beliau tenang di sisi Allah SWT, aamiin," tulis Dio Hambiah. Selain itu, Dio Hambiah juga meluruskan terkait usia meninggalnya sang ibu.

Menurutnya, Omas lahir pada 1967 dengan demikian, sang ibu meninggal di usia 53 tahun. "Perlu diluruskan juga, almarhumah ibu saya kelahiran 1967, jadi saat ini usia beliau 53 tahun sejak tanggal 3 Mei tahun ini," tulis dia. Tak hanya itu, Dio Hambiah juga terlihat menuruni bakat melawak ibundanya dilihat dari caption caption lucu di Instagram nya.

Rupanya, Dio Hambiah menemani sang ibu yang mengisi acara di Taman Mini. Tak lupa, Dio Hambiah menulis caption yang mengekspresikan kegembiraannya bersama sang ibu. "'io foto io, selpih(ada muncrat muncratnya gitu)' abis lawak di Taman Mini nehh ama emak gua yg manyunnya gausah dimanyun manyunin lg hahaydeu dan ternyata,terbukti emak gua The Jak cuyyy ekwkwk #omasjugaPersija," tulis Dio Hambiah.

Omas yang memakai kebaya ungu menjadi sasaran caption 'usil' Dio Hambiah yang kuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual, Universitas Mercu Buana. "Silau amat yak wkwk emak gua abis nyoblos bukannya kelingking yg di kasih tinta,ini malah kebayanya." "liat aja tu kebayanya jadi ungu,tadinya padahal warnanya ungu #absurdamat," tulis Dio Hambiah.

Terlihat Omas mengenakan jilbab tersenyum lebar di samping sang anak perempuan, Dinda Olivia. Sementara kedua anak lelakinya, Dio dan Dimas berada di belakang Omas. Foto itu diunggah Dio untuk memperingati Hari Ibu pada 2016.

Ucapan manis pun diberikan Dio pada sang ibu lewat caption. "Happy Mother's Day, My Mom is My Queen, My Angel's, My Everything, Love You Mom (Selamat Hari Ibu, ibuku adalah ratuku, malaikatku, segalanya bagiku, aku mencintamu Ibu)," tulis Dio. Hal ini terlihat dari dandanan Omas yang siap tampil.

Walau kerap menulis caption usil, Dio bisa juga menulis kalimat manis untuk sang ibunda. "With My Lovely Mother," tulis Dio. Omas terlihat memakai kebaya warna biru lengkap dengan kerudung dan riasan makeup lengkap.

Ibu dan anak itu duduk di bangku bersama. "Love without reason (cinta tanpa alasan)," tulis Dimas. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Omas masih sempat menonton TV bersama sang anak.

Hal ini diungkapkan Dio Hambiah. Dio rupanya sempat meninggalkan ibu sejenak untuk memberi makan kucing. "Jadi tadi pas jam setengah delapan lagi nonton tv biasa kan, saya tinggal bentar buat ngasih makan kucing. Terus saya nitip ke adek saya kan," kata Dio Hambiah, Jumat (17/7/2020) dini hari.

Setelah kembali ke dalam rumah, ia melihat sang ibu tidak lagi bernapas. Perutnya pun tak bergerak seperti layaknya orang yang bernapas. "Sekitar jam delapan kurang sepuluh saya udah balik lagi, terus jalan ke kamar mandi. Saya lihat dia kok perutnya nggak ngembang kempis gitu, nggak kayak orang lagi bernapas," lanjutnya.

Dio Hambiah sempat mengira ibunya itu hanya tidur, apalagi mata Omas setengah terbuka. "Saya kira tidur soalnya matanya setengah terbuka, terus saya cek napas di hidung udah nggak ada. Saya bangunin udah lemes dan tangannya udah dingin banget," ucapnya. Dio lantas meminta bantuan kakak pertamanya untuk memberikan bantuan napas buatan.

Namun nyawa Omaswati sudah tak ada dan meninggal dunia malam itu. "Terus saya manggil kakak saya yang pertama dan ngasih pertolongan pertama, tapi nggak ada reaksi. Barulah kita manggil saudara semua kalau mama udah nggak ada," tutur Dio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *