7 Tradisi Natal Terunik di Dunia, Hiasi Pohon dengan Jaring Laba-laba di Ukraina

Setiap bulan Desember, umat Kristiani di berbagai belahan dunia merayakan Natal. Dalam perayaan Natal ini, ada beberapa tradisi unik. Tradisi unikini tentu membuat perayaan Natal menjadi lebih menarik.

Puncak acara Natal bagi masyarakat Rusia pada 7 Januari setiap tahunnya. Pada tanggal itu, Babouschka membawa hadiah untuk anak anak. Babouschka diambil dari bahasa Rusia yang artinya "wanita tua" atau "nenek".

Babouschka ini diangkat dari kisah tentang wanita yang tidak memberikan hadiah kepada bayi Yesus. Kemudian, perempuan itu bertobat dan memberi hadiah kepada anak anak. Tradisi memberi hadiah kepada anak anak dari perempuan terus berlangsung hingga saat ini di Rusia.

Di Finlandia, setiap keluarga yang merayakan Natal menghias pohon Natal dengan hiasan hiasan geometrik dari jerami. Warga Finlandia juga menghabiskan waktu saat Natal menikmati sauna sebelum Santa mengunjungi rumah mereka masing masing. Tradisi bagi anak anak di Jerman membuat daftar hadiah Natal mereka dengan gambar.

Kemudian, mereka menggantung gambar gambar itu di ambang jendela semalaman agar bisa dilihat Santa. Terkadang anak anak meninggalkan sepatu atau sepatu bot di luar pintu rumahnya. Di Ukraina, tradisi Natal dengan cara menghias pohon Natal memakai jaring seperti jaring laba laba.

Jaring yang dipasang di pohon Natal itu diadopsi dari cerita tentang janda miskin yang tidak punya uang untuk menghias pohon Natalnya. Namun, ketika anak anaknya bangun keesokan harinya pada hari Natal, mereka melihat pohon Natalnya sudah tertutup jaring jaring yang mengilap emas dan perak terkena cahaya matahari pagi. Cara tradisional bagi keluarga Irlandia saat Natal yakni meninggalkan pai kecil dan Guinness Ale sebagai camilan untuk Santa.

Keluarga Italia merayakan Malam Natal dengan Pesta Tujuh Ikan dan makan lentil selama musim liburan. Pesta itu dilakukan untuk memastikan keberuntungan dan kekayaan pada tahun berikutnya. Anak anak di Italia pun menerima hadiah dari La Befana selama Natal.

Pada saat Natal tiba, orang orang Jamaika memakai kostum yang rumit. Mereka merayakan Natal dengan parade dan penari "Junkanoo", berdasarkan tarian Afrika. Festival tersebut dilakukan pada saat Boxing Day, sehari setelah Natal.

Tradisi ini diperkirakan sudah berlangsung sejak abad ke 16.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *